Tema Gandrung Sewu 2022, Semunare Tlatah Blambangan dan cerita Islam

- Rabu, 26 Oktober 2022 | 04:55 WIB
Penampilan Gandrung Sewu pada 2019 lalu (Dok)
Penampilan Gandrung Sewu pada 2019 lalu (Dok)

 

BanyuwangiPedia.com - Gandrung Sewu Banyuwangi membuka lembaran baru di tahun ini.

Meskipun, Gandrung Sewu memberikan sajian beda dalam setiap tahun penampilannya.

Kali ini, Gandrung Sewu mengusung tema Sumunare Tlatah Blambangan yang bermakna Kilau Bumi Blambangan.

Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, MY Bramuda, tema ini diambil sebagai spirit Banyuwangi bangkit seusai menghadapi pandemi.

"Ini sesuai dengan tagline yang dicetuskan oleh Bupati Banyuwangi, yakni Banyuwangi Rebound," ungkapnya.

Inspirasi tersebut berangkat dari kisah Banyuwangi semasa masih menjadi kawasan Kerajaan Blambangan. Kala itu, kerajaan dilanda wabah. Bahkan, sang putri raja bernama Dewi Sekardadu, terjangkit.

Baca Juga: Gandrung Sewu Banyuwangi, seribu penari penerus tradisi

Tak seorangpun mampu menyembuhkan. Hingga nanti datang seorang ulama bernama Syekh Maulana Ishak ke Blambangan.

"Kedatangan Syech Maulana Ishak yang berhasil menyembuhkan wabah di Blambangan inilah yang menjadi fragmen utama dalam Gandrung Sewu kali ini," papar Bramuda.

Halaman:

Editor: Lutfia Maeky Permata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Jajanan khas Cianjur, Jangan sampai terlewat

Kamis, 24 November 2022 | 12:08 WIB
X