• Senin, 26 September 2022

DPRD Banyuwangi Sahkan Dua Raperda, Apa Saja?

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 15:40 WIB
perda
perda

Banyuwangi Pedia - Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Banyuwangi mengesahkan dua Rancangan peraturan daerah (Raperda) telah disahkan menjadi Perda. Di antaranya, Raperda perubahan atas Perda No.3 Tahun 2017 tentang Perangkat Desa dan Raperda Pencabutan Perda No. 7 Tahun 2010 tentang Penataan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan di Banyuwangi. Rapat peripurna pengambilan keputusan tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD, I Made Cahyana Negara didampingi Wakil Ketua DPRD, M.Ali Mahrus. Serta dihadiri Bupati Ipuk Fiestiandani, Wakil Bupati, H.Sugirah, Sekretaris Daerah,H.Mujiono Asisten Bupati, Jajaran Kepala OPD dan Camat. Ketua Pansus Raperda Perubahan Perda Perangkat Desa DPRD, Ficky Septalinda dalam laporan akhir pembahasan menyampaikan, raperda perubahan atas Perda ini sebagai bentuk responsibilitas atas dinamika sosial masyarakat mengingat perangkat desa merupakan bagian dari penyelenggara pemerintahan yang terdapat didesa serta mempunyai tugas dalam membantu seorang Kepala Desa dalam menjalankan tugas dan wewenang Kepala Desa dalam melaksanakan pemerintahan desa dan keperluan masyarakat di desa dimana tempat tugasnya. "Permasalahan sering timbul pada saat pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa sebagai bagian dari dinamika pengangkatan dan pemilihan penjabat kepala desa baru," ucap Ficky Septalinda dihadapan rapat paripurna. Raperda tersebut bertujuan untuk terciptanya kepastian hukum dalam pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa serta demi melaksanakan ketentuan pasal 13 Permendagri No. 83 Tahun 2015 tentang pengangkatan dan pemberhantian perangkat desa. Sebagaimana telah diubah dengan Permendagri No. 67 Tahun 2017, maka diperlukan pengaturan materi perubahan atas Peraturan daerah Kabupaten Banyuwangi No. 3 Tahun 2017 tentang perangkat desa. "Substansi yang diusulkan pada rancangan perubahan Perda ini telah kami analisis, dikaji serta kami sinkronisasikan dengan Undang-Undang maupun peraturan pelaksanaannya yang terkait dengan Raperda," ucap Ficky. Demikian juga saran, masukan dan pendapat fraksi juga telah diperhatikan guna penyempurnaan yang meliputi sistematik , dasar hukum, diktum maupun redaksionalnya guna memenuhi asas asas pembentukan produk hukum yang baik. Selanjutnya Ketua Pansus Raperda Pencabutan Perda Penataan Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan dalam laporan akhir pembahasan menyampaikan, secara formil dan substansi pencabutan Peraturan daerah Kabupaten Banyuwangi No. 7 Tahun 2010 tentang penataan lembaga kemasyarakatan desa / kelurahan di Kabupaten Banyuwangi telah sesuai dengan Pasal 11 Ayat (2) dan Pasal 14 Ayat (2) Permendagri No.18 Tahun 2018 tentang lembaga kemasyarakatan desa dan lembaga adat desa. "Pansus telah melakukan analisis dan mengkaji lebih dalam serta melakukan sinkronisasi dengan Undang-Undang maupun peraturan pelaksanaannya," ucap Sofiandi Susiadi. Selain itu, pansus juga memberikan catatan khusus bagi Pemerintah daerah yang harus diperhatikan dan dipersiapkan yakni segera menyusun dan membuat peraturan Kepala daerah / Bupati guna mengisi kekosongan regulasi terkait dengan lembaga kemasyarakatan desa / kelurahan di Kabupaten Banyuwangi yang masih ada dan diakui strukturnya saat ini. Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Ipuk menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pimpinan dan anggota dewan atas respons positif terhadap dua raperda tersebut. Menurutnya, pembentukan dua raperda ini diharapkan dapat dilaksanakan secara maksimal karena merupakan kebutuhan masyarakat dan Pemkab Banyuwangi. ”Berkat ridho, petunjuk, dan bimbingan Allah semata, Alhamdulillah dewan yang terhormat pada hari ini berkenan menyetujui dua raperda dimaksud,” pungkasnya. (ndy)

Editor: Banyuwangi Pedia

Tags

Terkini

Amankan Aset KAI, Polda Jatim Turun Tangan

Sabtu, 24 September 2022 | 11:26 WIB

Alasan Gapasdap Banyuwangi Demo, Salah Satunya di PHP

Jumat, 23 September 2022 | 18:14 WIB

Syarat mudah mendapatkan BSU tahap 2, Nomor 5 kebangetan

Kamis, 22 September 2022 | 17:04 WIB

Sepele, Gangguan Ini Bisa Bikin KTT G20 di Bali Bubar

Kamis, 22 September 2022 | 06:05 WIB

KTT G20 di Bali, Banyuwangi Tutup Jalur Tikus ke Bali

Selasa, 20 September 2022 | 19:55 WIB

Gempa Bali, Warga Banyuwangi Ikut Bergoyang

Senin, 22 Agustus 2022 | 15:51 WIB

Truk Sayur Terguling di Kuburan Glenmore

Senin, 22 Agustus 2022 | 10:44 WIB

Binda Jatim Kerja Keras Booster Warga Banyuwangi

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 05:35 WIB

Amerika Dukung Banyuwangi di Bidang Ini

Jumat, 19 Agustus 2022 | 05:13 WIB
X