• Jumat, 30 September 2022

Peras Kepala Sekolah, Dua Oknum Wartawan di Bondowoso Ditangkap

- Rabu, 16 Februari 2022 | 18:30 WIB
oknum wartawan
oknum wartawan

BONDOWOSO, Banyuwangi Pedia - Polres Bondowoso menangkap dua oknum yang mengaku wartawan karena diduga melakukan pemerasan terhadap kepala sekolah. Mereka terkena operasi tangkap tangan saat melakukan aksi di SDN Sumber Wringin 2. Mereka adalah FR dan RS yang diduga meminta uang sebesar Rp 5 juta untuk menghapus pemberitaan yang sebelumnya dimuat di dua media online berbeda. Berita itu terkait dugaan pungutan yang menyebabkan keluhan wali murid perihal ketidakjelasan masalah Program Indonesia Pintar. "Ke dua tersangka meminta uang kepada korban untuk membayar “ADV” sebesar Rp. 5.000.000, apabila korban tidak membayar, ke dua tersangka mengancam korban akan membuat berita dan  akan dipublikasian melalui media," ungkap Kapolres Bondowoso, AKBP Herman Priyanto, pada Rabu (16/2/2022). Kapolres menjelaskan, kronoligisnya kedua orang tersebut melakukan aksi pertama kali pada 8 Februari 2022 lalu. Namun, karena korban tak memiliki uang, maka ke dua oknum wartawan itu pun menayangkan pemberitaan tersebut di dua medianya. "Setelah itu, kedua pelaku yang merupakan warga Desa Taal, Kecamatan Tapen, dan Desa Rejoagung, Kecamatan Sumber Wringin itu, kembali menemui korban," katanya. Pertemuan ke dua ini, lanjut Kapolres, mereka meminta uang senilai Rp 20 juta, untuk menghapus pemberitaan. Namun, korban kembali menolak membayar uang sebesar itu. Karena itulah, nilai uang yang diminta pun kembali ke permintaan awal Rp 5 juta. "Karena korban merasa diancam dan ketakutan, selanjutnya korban melakukan pembayaran uang senilai RP 5 juta," "Saat pembayaran itulah, tim dari Kepolisian melakukan tangkap tangan terhadap pelaku di Warung nasi padang Desa Sumbergading Kecamatan Sumber Wringin," terangnya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Agung Ari Bowo, menambahkan, dua pelaku berikut barang buktinya kini telah diamankan di Mapolres Bondowoso untuk mengikuti proses hukum lebih lanjut. "Kita amankan barang bukti selain uang tunai Rp 5 juta, juga ada delapan buah ID card," jelasnya. Akibat perbuatan itu, kata Agung, ke dua pelaku sendiri disangkakan Pasal 368 subs pasal 369 KUHP. "Ancaman hukumannya sembilan tahun penjara," pungkasnya. (***)

Editor: Banyuwangi Pedia

Tags

Terkini

Amankan Aset KAI, Polda Jatim Turun Tangan

Sabtu, 24 September 2022 | 11:26 WIB

Alasan Gapasdap Banyuwangi Demo, Salah Satunya di PHP

Jumat, 23 September 2022 | 18:14 WIB

Syarat mudah mendapatkan BSU tahap 2, Nomor 5 kebangetan

Kamis, 22 September 2022 | 17:04 WIB

Sepele, Gangguan Ini Bisa Bikin KTT G20 di Bali Bubar

Kamis, 22 September 2022 | 06:05 WIB

KTT G20 di Bali, Banyuwangi Tutup Jalur Tikus ke Bali

Selasa, 20 September 2022 | 19:55 WIB

Gempa Bali, Warga Banyuwangi Ikut Bergoyang

Senin, 22 Agustus 2022 | 15:51 WIB

Truk Sayur Terguling di Kuburan Glenmore

Senin, 22 Agustus 2022 | 10:44 WIB

Binda Jatim Kerja Keras Booster Warga Banyuwangi

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 05:35 WIB
X