• Senin, 28 November 2022

Pupuk bersubsidi langka, Kades se Banyuwangi lapor ke DPRD, apa ya bisa?

- Rabu, 28 September 2022 | 12:14 WIB

BanyuwangiPedia.com - Suara petani dan warga telah sampai ke telinga Kades se Banyuwangi mengenai kelangkaan pupuk bersubsidi.

Mereka geram sekaligus prihatin karena kondisi semakin pelik karena petani sangat membutuhkan pupuk. Tetapi pupuk bersubsidi telah menghilang dari peredaran.

Sesuai data dari Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi M. Khoiri jumlah stok pupuk bersubsidi di Banyuwangi sebelumnya sempat menipis. Bahkan, jumlah itu tersisa mencapai sekitar 15 persen akibat jomplangnya penyaluran.

Menurut Khoiri, hal itu dikarenakan dari 25 kecamatan di Banyuwangi, terdapat 7 kecamatan yang dinilai boros penggunaan pupuk. Daerah-daerah itu dinilai juga telah melampaui kuota e-RDKK.

Sisa akhir tahun ini, rencananya akan ada gelontoran tambahan pupuk bersubsidi sebanyak 26 ribu ton. Tapi, masih menunggu persetujuan dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Baca Juga: Darurat! Kades se Banyuwangi siap aksi kawal pupuk bersubsidi

Meski demikian, jika melihat pernyataan tersebut 7 kecamatan di Banyuwangi di antaranya Kecamatan Muncar, Tegaldlimo, Tegalsari, Purwoharjo, Bangorejo, Cluring, dan Pesanggaran tetap akan sulit mendapatkan tambahan pupuk bersubsidi.

Melihat kondisi yang ada, Kades se Banyuwangi berencana akan berkirim surat ke Ketua DPRD Banyuwangi dengan tujuan melakukan dengar pendapat.

"Segera kita bersurat ke ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi untuk minta jadwal hearing, setelah itu nanti kita kawal. Jadi seluruh Kades se Banyuwangi wajib hadir dalam hearing dan aksi terkait kelangkaan pupuk ini," kata Kepala Desa Kandangan, Riyono sekaligus Ketua Forum Silaturrahmi Kepala Desa Banyuwangi (FSKB, Rabu (28/9/2022).

Halaman:

Editor: Lutfia Maeky Permata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagu Banyuwangi Suliana Paling Hits sepanjang masa

Minggu, 13 November 2022 | 12:12 WIB
X