• Senin, 28 November 2022

Tegas, Kades se Banyuwangi tolak Permentan No 10 Tahun 2022, Apa isinya?

- Rabu, 28 September 2022 | 09:28 WIB
Kades se Banyuwangi melakukan rapat darurat membahas kelangkaan pupuk bersubsidi.  (Lut)
Kades se Banyuwangi melakukan rapat darurat membahas kelangkaan pupuk bersubsidi. (Lut)

BanyuwangiPedia.com - Permasalahan pupuk di Banyuwangi makin pelik karena sulitnya petani mendapatkan pupuk bersubsidi.

Kondisi itu membuat gabungan Kades se Banyuwangi tergugah untuk menyuarakan aspirasi warganya. Karena, sejauh ini petani yang mayoritas para warga sangat terdampak langkanya pupuk bersubsidi.

Kebutuhan mendesak para petani tidak dapat ditunda-tunda lagi. Solusinya adalah menyediakan kembali pupuk bersubsidi di tengah masyarakat.

Kondisi ini bermula dari jumlah pasokan pupuk bersubsidi yang kian menipis, kemudian hilang di pasaran. Sedangkan saat bersamaan, petani juga membutuhkan pupuk untuk kebutuhan tanaman mereka di musim tanam.

Petani sudah lama menahan kondisi krisis pupuk seperti ini. Sehingga, inilah yang melatarbelakangi para Kades se Banyuwangi melakukan rapat darurat.

Salah satu yang menjadi pokok pembahasan para Kades se Banyuwangi ini adalah mengenai Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) No 10 Tahun 2022.

Baca Juga: Darurat! Kades se Banyuwangi siap aksi kawal pupuk bersubsidi

Sehingga, para Kades se Banyuwangi ini merasa prihatin dengan nasib petani karena peraturat menteri tersebut mengakibatkan langkanya pupuk bersubsidi.

"Untuk itu Ayo Para Kepala Desa se Banyuwangi kita tolak Permentan No 10 Tahun 2022 ini," tegas Kepala Desa Cluring, Sunarto, Rabu (28/9/2022).

Halaman:

Editor: Lutfia Maeky Permata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagu Banyuwangi Suliana Paling Hits sepanjang masa

Minggu, 13 November 2022 | 12:12 WIB
X