• Senin, 28 November 2022

Darurat! Kades se Banyuwangi siap aksi kawal pupuk bersubsidi

- Rabu, 28 September 2022 | 08:53 WIB
Kades se Banyuwangi melakukan rapat darurat terkait langkanya pupuk bersubsidi.  (Lut)
Kades se Banyuwangi melakukan rapat darurat terkait langkanya pupuk bersubsidi. (Lut)

BanyuwangiPedia.com - Kepala Desa (Kades) se Banyuwangi melakukan pertemuan darurat membahas terkait langkanya pupuk bersubsidi di Banyuwangi.

Gabungan organisasi Kades di Banyuwangi di antaranya Asosiasi Kepala Desa Banyuwangi (ASKAB), Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi), Forum Silaturrahmi Kepala Desa Banyuwangi (FSKB) sepakat menampung aspirasi warga yang kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi.

Kelangkaan pupuk bersubsidi ini menurut para Kades menjadi permasalahan bersama karena menyangkut nasib petani di Banyuwangi.

Kepala Desa Alian yang juga sekaligus Ketua ASKAB, Anton Sujarwo mengatakan, nasib petani adalah nasib desa. Pihaknya merasakan betul bagaimana jeritan para petani akibat langkanya pupuk bersubsidi.

"Kita harus memperhatikan nasib petani kita, untuk itu ayo seluruh Kades Se-Banyuwangi kita bersikap dan kita harus aksi," ucap Anton Sujarwo, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga: Petani Sambat, jatah pupuk bersubsidi di Banyuwangi tidak merata

Sejauh ini, Pemerintah Banyuwangi menjanjikan akan menggelontorkan tambahan pupuk bersubisidi sebanyak 26 ribu ton.

Tambahan pupuk bersubsidi itu akan diperuntukkan untuk keperluan musim tanam September - Desember 2022.

"Untuk jenis Urea mendapat tambahan sebanyak 12 ribu ton, dan NPK 14 ribu ton," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, M Khoiri, Senin (26/9/2022).

Halaman:

Editor: Lutfia Maeky Permata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagu Banyuwangi Suliana Paling Hits sepanjang masa

Minggu, 13 November 2022 | 12:12 WIB
X