• Senin, 28 November 2022

Pemerintah Banyuwangi janji gelontor pupuk bersubsidi 26 ribu ton, sabar jangan rebutan

- Senin, 26 September 2022 | 19:42 WIB
Seorang petani sedang melihat tanaman padinya di lahan persawahan di Banyuwangi.  ((Lut/Dok) )
Seorang petani sedang melihat tanaman padinya di lahan persawahan di Banyuwangi. ((Lut/Dok) )

BanyuwangiPedia.com - Krisis pupuk mendera sejumlah daerah tak terkecuali di Banyuwangi. Kondisi ini tak terlepas dari subsidi pupuk yang habis sehingga mempengaruhi ketersediaan pupuk bersubsidi di lapangan.

Sejumlah petani kelimpungan karena sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi khususnya jenis Urea dan NPK.

Sebenarnya, masih ada pupuk di lapangan namun karena non subsidi sehingga harganya jauh lebih mahal.

Jika dipaksakan, petani akan tambah merugi karena hasil panen hanya mampu memenuhi kebutuhan biaya produksi terutama habis untuk kebutuhan pupuk.

Baca Juga: Masyarakat pilih mana, kompor listrik atau gas LPG 3Kg? Sebelum ketok palu, nanti nyesal

Sedangkan, saat ini petani dihadapkan dengan hasil pertanian yang cenderung harganya jatuh alias murah. Kondisi ini semakin membebani penderitaan para petani.

Tapi, ada janji dari pemerintah yang mengatakan akan mendapat suntikan alokasi pupuk bersubsidi. Khusus di Banyuwangi, alokasi pupuk bersubsidi itu akan ditambah 26 ribu ton.

Tambahan pupuk bersubsidi itu akan diperuntukkan untuk keperluan musim tanam September - Desember 2022.

"Untuk jenis Urea mendapat tambahan sebanyak 12 ribu ton, dan NPK 14 ribu ton," ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Banyuwangi, M Khoiri, Senin (26/9/2022).

Baca Juga: Kim Go Eun berlumuran darah hingga todongkan pistol, raih rating tertinggi Minggu ini

Halaman:

Editor: Lutfia Maeky Permata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lagu Banyuwangi Suliana Paling Hits sepanjang masa

Minggu, 13 November 2022 | 12:12 WIB
X