• Jumat, 30 September 2022

Ombudsman Kesengsem Bunga Desa Banyuwangi

- Kamis, 22 September 2022 | 07:15 WIB
Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat kegiatan Bunga Desa di Kecamatan Kalibaru. (Lutfia Maeky Permata)
Ketua Ombudsman RI Mokhammad Najih didampingi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat kegiatan Bunga Desa di Kecamatan Kalibaru. (Lutfia Maeky Permata)

BanyuwangiPedia.com - Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih, mengapresiasi program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa) Banyuwangi. Menurutnya Bunga Desa merupakan pelayanan publik yang sangat strategis dan melengkapi penerapan layanan secara digitalisasi.

"Saya mendengar dan tertarik dengan program Bunga Desa Banyuwangi. Karena itu saya ingin melihat secara langsung implementasinya di lapangan. Saya sangat mengapresiasi program ini," kata Najih, saat menyaksikan langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melaksanakan program Bunga Desa, di Desa Kebonrejo, Kecamatan Kalibaru, Rabu (21/9/2022).

Tiap pekan, Bupati Ipuk turun ke desa dalam program Bunga Desa untuk membereskan dan mengurai berbagai masalah seperti pendidikan, kesehatan, sosial, infrastruktur, dan sebagainya.

Dalam Bunga Desa itu terdiri atas sejumlah agenda. Di antaranya meninjau langsung program-program yang bersentuhan dengan masyarakat secara langsung. Mulai penanganan stunting, bedah rumah, dan program rantang kasih. Berbagai layanan pemerintahan juga diusung ke desa.

"Saat ini pelayanan publik memang menerapkan digitalisasi. Namun tidak semua orang akrab dengan digitalisasi. Inilah peran strategis Bunga Desa, menghadirkan langsung pelayanan publik ke tengah masyarakat. Di sinilah bentuk negara hadir di tengah masyarakat," tambah Najih.

Di Desa Kebonrejo, Najih turut mengikuti berbagai kegiatan Bunga Desa seperti pelayanan administrasi kependudukan, layanan perizinan, kesehatan, pendidikan UMKM, dan lainnya, yang dipusatkan di RTH Sawunggaling yang lokasinya berdekatan dengan kantor desa.

Selain itu, Najih juga mengunjungi pelaksanaan pelatihan roaster kopi di SMP Satu Atap di Kawasan Perkebunan Malangsari, serta melihat pelayanan kesehatan di sana. Dia juga melihat layanan jemput bola kesehatan yang dilakukan oleh puskesmas setempat.

Di setiap program Bunga Desa, berbagai jenis pelayanan publik dibawa serta ke desa tujuan. Mulai dari layanan dokumen kependudukan seperti KTP, KK, Kartu Anak dan lainnya. Layanan perizinan UMKM, seperti pengurusan PIRT, NIB, dan lainnya. Layanan kesehatan seperti pemeriksaan gratis, vaksinasi, serta layanan lainnya.

"Selain menghadirkan pelayanan publik ke tengah masyarakat dengan Bunga Desa, di Banyuwangi juga ada yang layanan publik yang mobile. Seperti pembuatan dokumen kependudukan untuk warrga lanjut usia dan difabel dengan datang ke rumah. Program layanan jemput bola seperti inilah yang harus digalakkan pemerintah daerah," jelas Najih.

Halaman:

Editor: Lutfia Maeky Permata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BBM naik, Ocha Banyuwangi bagi paket sembako

Selasa, 27 September 2022 | 17:06 WIB

Mancing Mania, Surganya Anglers ada di Banyuwangi

Minggu, 25 September 2022 | 22:36 WIB

Cara Banyuwangi menjaga dan kampanye konservasi

Minggu, 25 September 2022 | 12:07 WIB

Gempa Bumi di Bali, Banyuwangi bergetar kencang

Minggu, 25 September 2022 | 04:39 WIB

Ombudsman Kesengsem Bunga Desa Banyuwangi

Kamis, 22 September 2022 | 07:15 WIB

Pendeta BAMAG se Jawa Timur Kumpul di Banyuwangi

Kamis, 22 September 2022 | 06:55 WIB
X