• Jumat, 30 September 2022

Banyuwangi Kantongi Dua Isu Sambut KTT G-20 di Bali

- Selasa, 20 September 2022 | 19:29 WIB
Sambutan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat pertemuan tiga pilar menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali (Lutfia Maeky Permata)
Sambutan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani saat pertemuan tiga pilar menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali (Lutfia Maeky Permata)

BanyuwangiPedia.com - Banyuwangi siap menyambut Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20, di Bali, 15–16 November 2022. Langkah awal, Banyuwangi mengkonsolidasikan pengamanan bersama tiga pilar.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut, konsolidasi ini menjadi penting karena daerahnya sebagai daerah penopang kegiatan tersebut. Sehingga mau tidak mau harus turut menjaga kondusifitas agar pertemuan G20 tidak terganggu.

"Banyuwangi merupakan daerah penopang, wajib membuat kondusifitas. Karena itu kami konsolidasi bersama berbagai elemen untuk menyambut G20," kata Ipuk, Selasa (20/9/2022).

Bahkan, kata Ipuk, karena pentingnya kegiatan KTT G20 itu, perangkat juga mengundang hadirkan seluruh dari Forpimda, Forpimka, Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga tingkat desa.

"Sengaja kami undang semuanya, mulai Babinsa dan Babhinkamtibmas serta kepala desa, agar kondusifitas juga terjaga hingga desa-desa," kata Ipuk.

Ipuk menyebut, ada dua isu utama dalam pertemuan tersebut. Selain pengamanan G20, juga antisipasi radikalisme yang mungkin muncul.

"Karena itu kami minta kepada aparatur desa serta Babinsa dan Babhinkamtibmas untuk bersama-sama mengawal apabila ada hal-hal yang dikenakan di wilayah masing-masing," jelas Ipuk.

Meski demikian, Ipuk optimis bisa menjaga kondusivitas, karena sebelumnya Banyuwangi juga telah berpengalaman menjadi daerah penopang saat pelaksanaan Annual Meeting International Monetary Fund and World Bank (IMF-WB), yang juga digelar di Bali, 2018 lalu.

"Kondisinya sama seperti Pertemuan Tahunan IMF beberapa waktu lalu. Saat itu Banyuwangi juga ditetapkan sebagai daerah penopang kegiatan tersebut. Tempat-tempat yang menjadi pintu masuk Bali, seperti Pelabuhan Ketapang dan Banyuwangi akan kami perketat pengamanannya," kata jelas Ipuk.

Halaman:

Editor: Lutfia Maeky Permata

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BBM naik, Ocha Banyuwangi bagi paket sembako

Selasa, 27 September 2022 | 17:06 WIB

Mancing Mania, Surganya Anglers ada di Banyuwangi

Minggu, 25 September 2022 | 22:36 WIB

Cara Banyuwangi menjaga dan kampanye konservasi

Minggu, 25 September 2022 | 12:07 WIB

Gempa Bumi di Bali, Banyuwangi bergetar kencang

Minggu, 25 September 2022 | 04:39 WIB

Ombudsman Kesengsem Bunga Desa Banyuwangi

Kamis, 22 September 2022 | 07:15 WIB

Pendeta BAMAG se Jawa Timur Kumpul di Banyuwangi

Kamis, 22 September 2022 | 06:55 WIB
X