• Jumat, 30 September 2022

Safari Literasi, Duta Baca Indonesia Gol A Gong Kampanyekan Budaya Membaca di Banyuwangi

- Selasa, 8 Februari 2022 | 00:00 WIB
Safari Literasi, Duta Baca Indonesia Gol A Gong Kampanyekan Budaya Membaca di Banyuwangi_62025ea1935c5.jpeg
Safari Literasi, Duta Baca Indonesia Gol A Gong Kampanyekan Budaya Membaca di Banyuwangi_62025ea1935c5.jpeg

BANYUWANGI – Penulis sekaligus Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, melakukan Safari Literasi di Kabu4paten Banyuwangi, Senin-Selasa (7-8/2/2022). Dalam kegiatan tersebut, sastrawan bernama asli Heri Hendrayana Harris tersebut menggelar dialog hingga seminar literasi bersama para guru, pelajar, mahasiswa, serta pegiat literasi di Banyuwangi.


Safari literasi merupakan kegiatan yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional RI selama 3 bulan (Januari-April 2022) dengan mengunjungi puluhan kota di tanah air. Banyuwangi merupakan salah satu daerah yang menjadi jujugan kegiatan tersebut.


Selama di Banyuwangi, Gol A Gong bersama tim Safari Literasi Nasional melakukan berbagai agenda, di antaranya menggelar dialog bersama para pegiat literasi, serta seminar literasi bagi para guru, pelajar, dan mahasiswa yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Banyuwangi, Selasa (8/2/2022).


“Kegiatan ini untuk mengkampanyekan budaya membaca dan menulis di kalangan masyarakat. Membaca itu sehat, menulis itu hebat. Spirit inilah yang ingin kami tularkan kepada masyarakat,” kata penulis buku Balada Si Roy tersebut.


Gol A Gong menjelaskan dipilihnya Banyuwangi lantaran perkembangan literasi di Banyuwangi dinilai cukup baik. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya taman-taman baca dan komunitas pegiat literasi di daerah.


“Masyarakat Banyuwangi juga sangat heterogen dan daerahnya mampu berkembang dengan pesat. Inilah alasan kami ke Banyuwangi untuk bekerja sama dengan pemerintah lokal terkait peningkatan literasi di daerah,” urai penulis yang telah menerbitkan ratusan buku itu.


Dalam kesempatan itu, Gol A Gong meminta agar masyarakat tidak terlalu terbebani dengan hasil penelitian Unesco yang menyebut minat baca masyarakat Indonesia masih rendah.


“Saya sudah keliling ke berbagai daerah, ternyata banyak kok masyarakat kita yang masih suka membaca bahkan sudah menulis buku. Mulai pelajar, birokrat, bahkan ibu-ibu juga banyak,” kata Gol A Gong.


“Untuk itu, ayo kita lebih dorong agar warga memanfaatkan perpustakaan dan Taman Bacaan Masyarakat (TBM) yang ada,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Banyuwangi Pedia

Terkini

BBM naik, Ocha Banyuwangi bagi paket sembako

Selasa, 27 September 2022 | 17:06 WIB

Mancing Mania, Surganya Anglers ada di Banyuwangi

Minggu, 25 September 2022 | 22:36 WIB

Cara Banyuwangi menjaga dan kampanye konservasi

Minggu, 25 September 2022 | 12:07 WIB

Gempa Bumi di Bali, Banyuwangi bergetar kencang

Minggu, 25 September 2022 | 04:39 WIB

Ombudsman Kesengsem Bunga Desa Banyuwangi

Kamis, 22 September 2022 | 07:15 WIB

Pendeta BAMAG se Jawa Timur Kumpul di Banyuwangi

Kamis, 22 September 2022 | 06:55 WIB
X